SIUJK, SBU LPJK, SKA LPJK Resmi LPJK RI

Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK) di bidang jasa konstruksi

Izin Usaha Jasa Konstruksi – IUJK adalah Izin Usaha yang diberikan kepada Perusahaan yang melakukan usaha di bidang konstruksi baik Pelaksana Konstruksi, Perencana dan Pengawas Konstruksi ataupun Konstruksi Terintegrasi. Izin Usaha ini yang menerangkan tentang Kompetensi Badan Usaha Asing atau Badan Usaha Nasaional dan kemampuan Badan Usaha untuk melaksanakan pekerjaan di bidang jasa konstruksi. Izin Usaha ini sangat penting bagi Badan Usaha Konstruksi karena IUJK dibutuhkan sebagai persyaratan utama untuk BUJK menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia.

Ada 3 jenis izin usaha jasa konstruksi yang dikeluarkan oleh pemerintah sesuai bentuk badan usaha jasa konstruksi yang terdiri dari; IUJK Nasional, IUJK PMA dan Izin BUJKA. Salah satu persyaratan utama untuk memperoleh Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK) adalah harus memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU) yang dikeluarkan oleh LPJK Nasional atau LPJK Propinsi untuk menentukan klasifikasi dan kualifikasi usaha jasa konstruksi. IUJK dikeluarkan dengan Klasifikasi dan Kualifikasi Usaha sesuai dengan Sertifikat Badan Usaha (SBU) yang dimiliki BUJK. Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK) berlaku selama 3 (Tiga) tahun sejak tanggal dikeluarkan.

 

LEMBAGA PENERBIT IZIN USAHA JASA KONSTRUKSI (IUJK)

Lembaga yang berwenang mengeluarkan Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK) dibidang Jasa Konstruksi dengan ketentuan sebagai berikut;

IUJK NASIONAL
Izin Usaha Jasa Konstruksi Nasional atau IUJK Nasional yaitu izin usaha yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah Propinsi, Kota/Kabupaten kepada Badan Usaha Jasa Konstruksi Nasional (BUJK Nasional) dengan dasar hukum Peraturan Menteri No. 04/PRT/M/2011 Tentang “Pedoman Persyaratan Pemberian Izin Usaha Jasa Konstruksi Nasional”.

IUJK PMA
Izin Usaha Jasa Konstruksi Penanaman Modal Asing atau IUJK PMA yaitu izin usaha yang dikeluarkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) kepada Badan Usaha Jasa Konstruksi Penanaman Modal Asing (BUJK PMA) dengan dasar hukum Peraturan Menteri No. 03/PRT/M/2016 tentang “Petunjuk Teknis Pemberian Izin Usaha Jasa Konstruksi Penanaman Modal Asing”.

IZIN BUJKA
Izin Perwakilan Perusahaan Jasa Konstruksi Asing atau Izin BUJKA (Foreign Construction Representative Office) yaitu izin usaha yang dikeluarkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal Asing (BKPM) kepada Badan Usaha Jasa Konstruksi Asing (BUJKA) “Foreign Construction Representative Office” dengan dasar hukum Peraturan Menteri No. 10/PRT/M/2014 tentang “Pedoman Persyaratan Pemberian Izin Perwakilan Badan Usaha Jasa Konstruksi Asing”.

 

TAHAPAN PROSES MENDAPATKAN IZIN USAHA JASA KONSTRUKSI

Berikut tahapan proses Sertifikasi dan Registrasi Badan Usaha Jasa Konstruksi;

  • 1. SKA – Sertifikat Keahlian
    Proses SKA untuk tenaga ahli dengan kualifikasi Ahli Madya untuk ditetapkan sebagai Penanggung Jawab Teknik (PJT) dan Penanggung Jawab Bidang (PJB).
  • 2. KTA ASOSIASI – Keanggotaan Asosiasi
    Proses pendaftaran menjadi anggota asosiasi perusahaan jasa konstruksi yang terdaftar atau terakredikasi LPJK Nasional. KTA berlaku selama 1 tahun.
  • 3. SBU – Sertifikat Badan Usaha
    Proses SBU dengan kualifikasi yang sesuai dengan kualifikasi BUJK yang dikeluarkan oleh LPJK Nasional sebagai bukti BUJK memiliki klasifikasi dan kualifikasi usaha jasa konstruksi. SBU berlaku 3 tahun.
  • 4. IZIN BUJKA – Izin Usaha Jasa Konstruksi
    Proses IUJK yang sesuai dengan klasifikasi dan kualifikasi sesuai dengan Sertifikat Badan Usaha (SBU). IUJK berlaku selama 3 tahun.
Scroll Up