Dalam dunia bisnis, perolehan izin kegiatan usaha menjadi langkah krusial yang memastikan operasional perusahaan sesuai dengan ketentuan hukum dan standar yang berlaku. Salah satu elemen yang turut memengaruhi proses perizinan adalah sertifikat standar. Sertifikat standar merupakan dokumen resmi yang menegaskan bahwa suatu entitas telah memenuhi kriteria dan standar tertentu yang diperlukan untuk mendapatkan izin kegiatan usaha. 

Sertifikat standar menjadi indikator utama dalam menunjukkan bahwa sebuah perusahaan atau individu telah mematuhi persyaratan hukum dan standar kualitas yang ditetapkan. Proses pemberian sertifikat ini melibatkan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai aspek, seperti kepatuhan lingkungan, kesehatan dan keselamatan kerja, manajemen kualitas produk atau layanan, dan kepatuhan terhadap regulasi industri yang berlaku.

Sertifikat Standar

Kewajiban Memiliki Sertifikat Standar

Mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, pemerintah mulai mempercepat proses perizinan usaha melalui satu pintu dan berdasarkan kategori risiko (sistem One Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA). 

Perizinan usaha berbasis risiko merupakan pendekatan dalam proses perizinan usaha yang mempertimbangkan risiko terkait dengan aktivitas usaha tersebut. Pendekatan ini bertujuan untuk menyederhanakan dan mempercepat proses perizinan dengan tetap memperhatikan aspek risiko seperti keamanan, kesehatan, lingkungan, dan kepentingan publik lainnya.

Dalam pasal 12-15 PP 5/2021 dijelaskan bahwa proses perizinan ini terbagi menjadi beberapa jenis berdasarkan tingkat risiko, yakni; 

  • Tingkat risiko rendah cukup memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB)
  • Tingkat risiko menengah wajib memiliki NIB dan Sertifikat Standar
  • Tingkat risiko menengah tinggi wajib memiliki NIB dan Sertifikat Standar yang telah diverifikasi. 
  • Tingkat risiko tinggi wajib memiliki NIB dan izin dari Pemerintah Pusat ataupun Daerah 

Berdasarkan kategori tersebut, dapat disimpulkan bahwa kewajiban untuk memiliki sertifikat standar berlaku bagi kegiatan usaha tingkat menengah dan menengah tinggi. Ini berarti bahwa untuk bisa melakukan kegiatan usaha tertentu, entitas usaha harus memastikan bahwa mereka telah memenuhi standar kualitas dan persyaratan yang ditetapkan oleh otoritas terkait.

Tantangan dan Strategi dalam Memenuhi Persyaratan Sertifikat Standar

Dalam upaya memenuhi persyaratan sertifikat standar, pelaku usaha bisa saja menghadapi beberapa tantangan, di antaranya; 

  1. Biaya

Mendapatkan sertifikat standar sering kali membutuhkan biaya yang cukup besar. Untuk mengatasi hal ini, Anda bisa merencanakan anggaran yang memadai untuk memperoleh sertifikasi, dengan mempertimbangkan manfaat jangka panjang dari kepatuhan terhadap standar tersebut.

  1. Kesesuaian

Memastikan bahwa usaha memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam standar bisa menjadi tantangan, terutama jika prosesnya kompleks atau memerlukan perubahan signifikan dalam proses produksi atau produk. Strategi untuk mengatasi ini meliputi identifikasi kesenjangan dengan kesesuaian, mengembangkan rencana aksi untuk memperbaikinya, dan melibatkan ahli atau konsultan jika diperlukan. Salah satu konsultan yang telah terbukti andal dan berpengalaman di bidangnya adalah Legalyn. 

  1. Waktu 

Proses mendapatkan sertifikasi standar bisa memakan waktu yang cukup lama, terutama jika ada banyak tahapan evaluasi atau jika ada kebutuhan untuk melakukan perubahan dalam proses atau produk. Strategi untuk mengatasinya adalah dengan merencanakan dengan cermat, memprioritaskan langkah-langkah penting, dan memastikan konsistensi dalam pelaksanaan.

  1. Kompleksitas Regulasi

Persyaratan sertifikasi standar sering kali terkait dengan regulasi yang kompleks dan beragam.  Dalam hal ini Anda bisa membentukan tim yang terampil dan berpengalaman, serta berkomunikasi secara teratur dengan otoritas terkait guna memastikan pemahaman yang akurat tentang persyaratan yang berlaku.

Dengan menggunakan strategi yang tepat, pemilik usaha tentu dapat mengatasi berbagai tantangan dalam memenuhi persyaratan sertifikat standar. Dengan begitu, Anda juga bisa memastikan bahwa usaha telah mematuhi standar yang ditetapkan guna  melindungi kepentingan publik dan mencapai keunggulan kompetitif.