Sertifikat standar OSS adalah dokumen perizinan yang diterbitkan sistem Online Single Submission (OSS) dengan berdasarkan pada tingkat risiko bidang usaha. Pemerintah memberlakukan sertifikat ini dengan mengacu pada UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah No. 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.

Dengan mengantongi sertifikat standar, berarti pelaku usaha mampu memenuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah. Saat ini terdapat dua kelompok tingkat risiko bidang usaha yang membutuhkan sertifikat standar, yaitu tingkat risiko menengah rendah dan tingkat risiko menengah tinggi.

Kali ini kita akan membahas sertifikat standar OSS tingkat risiko menengah tinggi. Sertifikat standar pada tingkat risiko ini belum terverifikasi. Maka, pelaku usaha harus memenuhi persyaratan lanjutan untuk memverifikasi. 

Lantas, mengapa sertifikat standar ini membutuhkan audit dan pemeliharaan? Begini ulasannya.

Audit Sertifikat Standar OSS

Sertifikat Standar OSS

Sistem OSS menerbitkan sertifikat standar sebagai tanda legalitas dan kepatuhan usaha terhadap peraturan yang berlaku. Dokumen ini menjadi kunci yang memfasilitasi proses bisnis, membuka pintu peluang kerja sama, dan meningkatkan kredibilitas perusahaan di mata konsumen. Namun, memiliki sertifikat bukan jaminan keberlanjutan usaha. 

Perusahaan tetap perlu melalui proses audit dan pemeliharaan yang cermat. Proses audit dibutuhkan untuk memastikan pelaku usaha tetap memenuhi persyaratan yang ditentukan pemerintah.  Nah, audit mengacu pada penilaian mendalam terkait kepatuhan perusahaan terhadap standar yang berlaku.

Untuk usaha tingkat risiko menengah tinggi, audit tentu makin kritis. Mulai dari evaluasi kesesuaian dan regulasi, manajemen risiko, dan keandalan sistem. Dengan begitu, instrumen yang ada dapat menjelajahi dan menilai bagaimana perusahaan mampu mematuhi ketentuan standar.

Pemeliharaan Sertifikat Sebagai Kunci Keberlanjutan Usaha

Sertifikat Standar OSS

Adalah suatu tantangan tersendiri dalam pemeliharaan sertifikat di tingkat risiko menengah tinggi. Tidak cuma sekadar audit, tetapi juga perawatan berkelanjutan yang melibatkan pembaruan kebijakan, prosedur, hingga penyesuaian terhadap perubahan regulasi.

Pemeliharaan sertifikat standar juga melibatkan langkah-langkah proaktif sebagai bentuk antisipasi terhadap perubahan dan perkembangan bisnis, antara lain:

  • Identifikasi risiko yang akurat

Mulai dari menilai potensi kerentanan keamanan, pelanggaran kepatuhan, dan perubahan lingkungan bisnis

  • Merancang rencana aksi responsif

Sebagai bentuk antisipasi atas temuan audit dan potensi risiko di masa mendatang.

  • Melakukan pelatihan dan sertifikasi bagi karyawan

Terutama mereka yang terlibat dalam pengembangan, penerapan, dan pengelolaan OSS

  • Mengevaluasi dan melakukan perbaikan berkala terhadap sistem dan prosedur

Ketika ada yang tidak berjalan baik, bisa segera diperbaiki sebelum jadi temuan audit.

  • Berkomunikasi efektif dengan pihak-pihak berkepentingan

Misalnya, pemerintah dan pihak berwenang lain, maupun jasa konsultan untuk membantu proses verifikasi sertifikat standar. 

Dalam dunia bisnis kompetitif dan berubah cepat, menjaga sertifikat standar di tingkat risiko menengah tinggi adalah bentuk tanggung jawab dan investasi keberlanjutan bisnis. Melalui proses audit cermat dan pemeliharaan terstruktur, perusahaan dapat mempertahankan kredibilitasnya, meraih kepercayaan konsumen, dan membuka peluang perkembangan bisnis di era digital.

Jika Anda menemui kesulitan dalam pengurusan atau verifikasi sertifikat standar OSS, segera kontak Legalyn hari ini juga.

Semoga informasi ini bermanfaat!

Hubungi Whatsapp Kami